Sejarah

SEJARAH

U2L ITB dan Proyek Pengembangan ITB, pada tanggal 3 September 2004, bergabung menjadi Pusat Logistik (Puslog) ITB yang memiliki fungsi sebagai suatu unit pengadaan terpusat di ITB (SK Rektor ITB No. 173/SK/K01/OT/2004). Namun demikian, Puslog baru dapat memulai operasinya, sebagai sebuah unit, pada Januari 2005 untuk melakukan pengadan semua barang dan jasa dengan menggunakan dana baik DM maupun APBN, dan beroperasi berdasarkan pada Keputusan Presiden tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (Keppres No. 80/2003). Setelah beroperasi selama satu tahun, Puslog pada bulan Januari 2006 berubah nama kembali menjadi UPT Logistik (SK Rektor ITB No. 290/SK/K01/KP/2005).

UPT Logistik melayani lebih dari 65 unit kerja berdasarkan pada Rencana Implementasi Triwulanan dari Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA). Karena kapasitas yang dimiliki dalam mengelola proses pengadaan barang dan jasa, serta mempertimbangkan efisiensi dan efektivitasnya, maka UPT Logistik memberikan wewenang kepada unit kerja untuk melakukan pengadaan sendiri barang dan jasa yang termasuk dalam kategori tertentu berdasarkan jenis dan nilai pengadaan. UPT Logistik ITB mendukung unit kerja dalam beberapa kegiatan pengadaan seperti bantuan teknis dalam pendefinisian kebutuhan, proses pemilihan supplier, implementasi pekerjaan, monitoring dan pengawasan pekerjaan, penerimaan, dan distribusi barang dan jasa. Fungsi UPT Logistik dalam pengadaan barang dan jasa memegang peran strategis untuk memastikan semua kegiatan akademik dan operasional dapat berjalan dengan lancar secara efektif dan efesien. Untuk itu, posisi UPT Logistik sangat penting dalam mendukung tercapainya visi ITB, terutama sebagai institusi pendidikan yang baik dalam operasionalnya.

Dengan keluarnya SK Rektor 147/SK/K01/OT/2010, maka UPT Logistik berubah nama menjadi DIrektorat Logsitik yang memiliki fungsi yang tidak berubah, namun memiliki peran tambahan strategis untuk melakukan perencanaan pengadaan barang/jasa, monitoring dan evaluasi proses pengadaan (SK Rektor No. 309/K01.05/SK/2010 tentang Pengelolaan Anggaran Pengadaan Barang yang Dilaksanakan Melalui Direktorat Logistik) , dan pengelolaan persediaan di lingkungan ITB yang lebih terintegrasi serta komprehensif.